tahun ini tak lagi sama. tahun ini tak kutemukan kamu. nama kamu yang tertera di layar telepon genggamku hanya sekedar mengucapkan selamat tahun baru indah. hanya itu yang kau ucapkan dengan setia selama 2 tahun yang lalu tepat tiap pergantian tahun, kau tetap setia walau tak pernah ku balas tak pernah ku hiraukan. dan tahun ini rasanya aku bisa merasakan apa yang kau rasakan saat itu. terima kasih karena akhirnya aku tahu bagaimana perasaanmu saat itu, hanya dua kata yang dapat ku sampaikan, maafkan aku. memang kesalahanku tidak lebih tepat lagi kebodohanku. suatu hal yang ku tunggu selama kurang lebih dua tahun dan akhirnya itu terjawab tepat setahun lalu tapi apa yang ku lakukan, hal yang ku tunggu-tunggu malah ku singkirkan jauh-jauh dengan pikiran aku pasti akan baik-baik saja tapi baik-baik ku hanya sementara dan inilah aku tak menghargai apa itu perasaan. maafkan aku telah menyakitimu. aku menyesal. aku merindukanmu. mungkin ini terlalu ego apakah bisa aku mengharapkan mu kembali ? apa bisa ? ini memang ego tak usah dipikirkan aku hanya orang yang terlalu ambigu.
kamu dan kepergianmu menjadi mimpi burukku. tak ku sangka kau menghantuiku setiap malam dengan mendatangkan bunga tidur yang buruk. dan malam ini menutup matapun aku takut. apa ini karma bagiku ? . kurasa alam semesta sedang memihakmu sekarang. karena begitu kejamnya dia mengulang mimpi yang sama. tak bisakah kau mengasihaniku dengan berbincang dengan alam semesta untuk melepasku dari ketakutan ini ? bisakah ? . kumohon . aku lelah dan takut.
Komentar
Posting Komentar